Jumat, 25 Desember 2009


Saat yang membahagiakan bagi seorang Syaikh bukanlah ketika melihat muridnya beribadah, dzikir, puasa, atau hadir dalam suhbah...namun ketika melihat ke dalam hati muridnya, beliau tidak menemui prasangka buruk terhadap Syaikh-nya.

Mawlana Syaikh Nazim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar